Indonesia Targetkan Atasi 80% Masalah Sampah pada 2029
Jakarta, 22 Juni 2026 – Pemerintah Indonesia menargetkan dapat mengatasi 70 hingga 80 persen masalah sampah pada tahun 2029. Target ini akan dicapai melalui perluasan fasilitas pengolahan sampah, perbaikan sistem pengelolaan, dan pemilahan sampah rumah tangga
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa strategi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di Indonesia. "Kami berkomitmen untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berkelanjutan," ujarnya pada Minggu (21/6/2026)
Perluasan fasilitas pengolahan sampah menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah berencana membangun lebih banyak tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di berbagai daerah untuk mengurangi ketergantungan pada TPA konvensional yang semakin penuh. Selain itu, perbaikan sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir juga akan dilakukan. Masyarakat akan didorong untuk memilah sampah dari rumah tangga sebagai langkah awal pengurangan volume sampah yang harus diangkut ke TPA
Target 80 persen ini diharapkan dapat tercapai dalam waktu tiga tahun ke depan. Jika berhasil, Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan pengelolaan sampah terbaik di Asia Tenggara. Selain target pengelolaan sampah, Indonesia juga mencatat pencapaian positif di sektor energi terbarukan. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, pencapaian energi terbarukan Indonesia tidak perlu menunggu hingga akhir tahun untuk memenuhi targetnya (Bernama).
Kesimpulan: Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah hingga 80 persen pada 2029 melalui perluasan fasilitas, perbaikan sistem, dan pemilahan sampah rumah tangga. Ini adalah langkah besar untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia.
