Prabowo Batal ke Rusia, Istana Jelaskan Alasannya
Jakarta, 21 Juni 2026 – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri ASEAN-Russia Commemorative Summit di Kazan, Rusia, 17–18 Juni 2026. Prasetyo menyampaikan Presiden Prabowo belum lama bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada 13 April 2026, dan juga telah bertemu dengan sejumlah pemimpin ASEAN saat KTT ASEAN di Cebu, Filipina, pada 7–8 Mei 2026
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro memastikan pemerintah akan memperhatikan nasib karyawan eks Hotel Sultan pascapengambilalihan aset tersebut oleh negara. "Jadi intinya kami tidak ingin mereka setelah mengambil alih aset ini menjadi pihak yang dikorbankan. Jadi kami ingin memanusiakan mereka, nanti kita akan data, ajak komunikasi, ajak bareng untuk melanjutkan aktivitas di GBK," kata Juri dalam jumpa pers usai eksekusi eks Hotel Sultan di kawasan blok 15 GBK, Jakarta, Kamis
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah berkomitmen melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah proses pembenahan internal di Badan Gizi Nasional (BGN). "Perubahan pimpinan dan langkah hukum yang berjalan saat ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah bersikap responsif dan transparan," ujar Dudung (ANTARA News).
Kesimpulan: Presiden Prabowo batal ke Rusia karena alasan agenda yang padat. Eksekusi Hotel Sultan berlangsung dengan perhatian pada nasib karyawan, sementara program MBG tetap berjalan dengan pembenahan internal.
