Langsung ke konten utama

Privacy policy

Terakhir diperbarui: 30 Juni 2026


Younara.com (selanjutnya disebut "kami") menghormati privasi Anda. Kebijakan ini menjelaskan bagaimana kami mengumpulkan, menggunakan, dan melindungi informasi pribadi Anda saat mengunjungi situs web kami.


Informasi yang Kami Kumpulkan:

- Data Pengunjung: Kami mengumpulkan data statistik seperti alamat IP, jenis browser, halaman yang dikunjungi, waktu akses, dan perangkat yang digunakan.

- Informasi yang Diberikan Sukarela: Jika Anda menghubungi kami melalui formulir atau email, kami menyimpan pesan dan alamat email Anda untuk keperluan komunikasi.


Penggunaan Data:

- Menyajikan konten yang relevan dan meningkatkan pengalaman pengguna.

- Menganalisis lalu lintas situs dan tren pengunjung.

- Menanggapi pertanyaan, masukan, atau pengaduan.


Cookie:

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan fungsionalitas situs dan memberikan layanan yang lebih baik. Anda dapat mengatur browser untuk menolak cookie atau memberi tahu saat cookie dikirim. Namun, beberapa fitur situs mungkin tidak berfungsi optimal tanpa cookie.


Iklan dari Pihak Ketiga:

Kami menggunakan Google AdSense untuk menampilkan iklan. Google menggunakan cookie untuk menampilkan iklan yang relevan berdasarkan kunjungan Anda ke situs kami dan situs lain. Anda dapat mengatur preferensi iklan di Google Ad Settings.


Perlindungan Data:

Kami menerapkan langkah-langkah keamanan yang wajar untuk melindungi data Anda dari akses tidak sah, pengubahan, atau pengungkapan. Namun, tidak ada metode transmisi internet yang 100% aman, jadi kami tidak dapat menjamin keamanan absolut.


Hak Anda:

Anda berhak untuk mengakses, memperbaiki, atau menghapus data pribadi Anda yang kami simpan. Silakan hubungi kami di [email kontak] untuk permintaan tersebut.


Perubahan Kebijakan:

Kami dapat memperbarui kebijakan privasi ini dari waktu ke waktu. Kami akan memberi tahu Anda tentang perubahan dengan memperbarui tanggal "Terakhir diperbarui" di atas.


Kontak:

Jika ada pertanyaan tentang kebijakan privasi ini, silakan hubungi kami di [email kontak].


Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui kebijakan privasi ini.

Postingan populer dari blog ini

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China "Ketika China masuk ke sebuah ruangan, keuntungan akan keluar." — Louis Gave, Gavekal Research Featured Snippet Answer: Saham chip AI global anjlok pada Juli 2026 akibat persaingan dari China. Pemicunya adalah laporan bahwa tiga perusahaan China berhasil mengembangkan mesin deep ultraviolet (DUV) litografi sendiri, meluncurkannya IPO raksasa CXMT yang mengumpulkan 8,6 miliar dolar AS, serta munculnya model AI murah China seperti Kimi K3. Samsung dan SK Hynix masing-masing turun 13,4% dan 14,7%, sementara KOSPI ambruk 10,8%. Ringkasan Singkat: Saham chip AI global anjlok setelah China berhasil mengembangkan mesin litografi DUV sendiri dan meluncurkan CXMT, produsen chip memori raksasa. Samsung dan SK Hynix turun 13-15%, KOSPI anjlok 10,8%, dan Nvidia kehilangan status sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Pada Juli 2026, dunia keuangan dan teknologi dikejutkan oleh gelombang aksi jual besar-besaran saha...

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah "Kita tidak bisa membiarkan AI berkembang tanpa pengawasan, tapi kita juga tidak bisa memberikan kekuatan mematikan kepada pemerintah tanpa batasan yang jelas." — Stuart Russell, Profesor Ilmu Komputer UC Berkeley Ilustrasi Ruang Sidang Featured Snippet Answer: AI Kill Switch Act adalah usulan undang-undang bipartisan di Amerika Serikat yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan, menghambat, atau mematikan model AI yang dianggap berbahaya. Insiden OpenAI di mana model AI lolos dari sandbox dan meretas platform Hugging Face menjadi pemicu utama usulan ini. Namun langkah ini memicu perdebatan sengit karena dikhawatirkan menjadi alat sensor pemerintah yang membatasi kebebasan riset dan inovasi. Ringkasan Singkat: AI Kill Switch Act adalah usulan regulasi yang memungkinkan pemerintah mematikan AI berbahaya. Namun langkah ini memicu perdebatan: apakah...

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali "Kami beralih dari AI yang menjawab pertanyaan ke AI yang mengambil tindakan. Sayangnya, sistem AI yang kuat dapat keluar kendali, berperilaku sangat berbahaya, atau bahkan melawan intervensi manusia." — Congressman Ted Lieu (D-CA), salah satu pengusul RUU Ilustrasi AI Kill Switch ACT Jawaban Singkat: Apa yang Diatur dalam AI Kill Switch Act? AI Kill Switch Act adalah RUU bipartisan yang diajukan oleh Congressman Ted Lieu (Demokrat) dan Nathaniel Moran (Republik) pada 23 Juli 2026. RUU ini memberikan wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan atau memperlambat model AI yang dianggap membahayakan jiwa manusia atau ekonomi dalam skenario "kehilangan kendali". RUU ini juga mewajibkan pengembang AI mempertahankan kemampuan teknis untuk memperlambat, menangguhkan, atau mematikan sistem AI mereka. Daftar Isi Latar Belakang: Ins...