Langsung ke konten utama

IHSG Dibuka Menguat 0,65% ke 6.217, Pasar Tunggu MSCI Classification 24 Juni & Rebalancing FTSE

IHSG Dibuka Menguat 0,65% ke 6.217

Jakarta, 22 Juni 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi dibuka menguat 39,91 poin atau 0,65 persen ke posisi 6.217,05. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga naik 4,74 poin atau 0,78 persen ke posisi 614,14 (ANTARA News).




Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui aplikasi IDX Mobile, IHSG langsung bergerak di area positif dengan level tertinggi sementara di 6.226,72 dan level terendah di 6.210,12. Aktivitas perdagangan pada awal sesi terpantau cukup ramai. Nilai transaksi mencapai Rp388,3 miliar dengan volume perdagangan 365,5 juta saham yang berpindah tangan dalam 47.970 kali transaksi. Sebanyak 309 saham menguat, 112 saham melemah, dan 538 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat berada di level Rp10.858 triliun (CNBC Indonesia).

MSCI Classification 24 Juni Jadi Sentimen Kunci

Tim Analis Phintraco Sekuritas memperkirakan pekan ini IHSG akan bergerak pada rentang 6.100-6.250, dipengaruhi faktor eksternal maupun domestik, terutama pengumuman MSCI Classification yang dijadwalkan pada 24 Juni 2026. "Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan konsolidasi," kata Tim Analis Phintraco Sekuritas, Senin (22/6). Pengumuman ini penting karena berkaitan dengan aksesibilitas pasar dan dapat mempengaruhi persepsi investor global terhadap pasar modal Indonesia 

Sebelumnya pada Jumat lalu, MSCI telah merilis laporan Global Market Accessibility Review 2026. Dalam laporan tersebut, Indonesia tetap berstatus Emerging Market. Artinya, pasar modal Indonesia masih dinilai memenuhi kriteria sebagai pasar berkembang. Namun, laporan itu juga memberi catatan penting bagi Indonesia. MSCI menurunkan penilaian Indonesia pada kriteria Information Flow atau arus informasi dari sebelumnya "+" menjadi "-" . 

Pengumuman MSCI pekan ini akan sangat dicermati. Jika Indonesia tetap dipertahankan dengan catatan yang terbatas, tekanan terhadap pasar saham bisa mereda. Namun, jika MSCI memberi sinyal negatif tambahan, kekhawatiran terhadap arus dana asing dapat kembali meningkat. BEI berencana bertemu dengan MSCI untuk mengklarifikasi hasil MSCI Global Market Accessibility Review yang dirilis pekan lalu. Pelaksana Tugas Dirut BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan terkait hal tersebut pada MSCI. Menurut dia, BEI telah mewajibkan seluruh emiten untuk menyampaikan laporan keuangan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris (RRI.co.id).

FTSE Rebalancing Efektif Hari Ini

Sentimen utama lain pada perdagangan hari ini datang dari efektifnya implementasi hasil rebalancing indeks FTSE Russell. Investor diperkirakan melakukan penyesuaian portofolio, terutama investor institusi dan dana pasif (passive funds). Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan tren naik menuju level 6.545 apabila level 6.007 tetap bertahan. Indikator MACD menunjukkan sinyal bullish. Level support IHSG berada di 6.007, 5.722, 5.519, dan 5.314, sementara level resistance di 6.312, 6.545, 6.835 dan 7.207 

Namun, sebagian besar dampak rebalancing global telah tercermin dalam harga (priced in). Karena itu, pengaruhnya terhadap IHSG diperkirakan tidak sebesar tekanan yang terjadi pada awal bulan lalu saat pasar saham mengalami tren bearish. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta Utama, menilai IHSG diproyeksikan naik setelah berhasil membentuk pola bullish doji star candle di atas MA20. Di sisi lain, indikator Stochastics KD dan RSI masih menunjukkan sinyal positif, didukung kenaikan volume (Katadata.co.id).

Rekomendasi Saham dari Analis

Ivan Rosanova merekomendasikan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sementara itu, Nafan Aji Gusta Utama memberikan rekomendasi saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan target harga ke level 4.080 dan 4.580; BMRI dengan target harga ke Rp 4.460, 4.570, dan 6.050; serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga ke Rp 6.425, 6.550, dan 8.600 

Kesimpulan: IHSG berpeluang menguat didukung sentimen MSCI dan FTSE. Investor disarankan mencermati pengumuman MSCI Classification 24 Juni dan rekomendasi saham BMRI, BRPT, PGEO, TLKM, BBCA, dan RAJA dengan target harga yang direkomendasikan analis.

Baca:

      • MSCI & FTSE

📌 Sumber Berita:

Postingan populer dari blog ini

DSX AI Factory Firmus di Batam: Pusat Komputasi AI Terbesar di Asia Tenggara

DSX AI Factory Firmus di Batam: Pusat Komputasi AI Terbesar di Asia Tenggara "AI-Native companies need access to scalable, energy and cost-efficient compute infrastructure to compete globally. This partnership with Nvidia provides AI-Natives with unprecedented access to the most advanced AI accelerators in the world." — Tim Rosenfield, Co-CEO Firmus Technologies Featured Snippet Answer: DSX AI Factory Firmus di Batam adalah pusat komputasi AI berkapasitas 360 megawatt yang dibangun oleh Firmus Technologies bersama Nvidia dan DayOne. Fasilitas ini akan menjadi salah satu klaster GPU terbesar di Asia Tenggara dengan hingga 170.000 chip akselerator AI Nvidia. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada kuartal pertama 2027 dan diperkirakan menghasilkan nilai kesepakatan US$25-30 miliar dalam enam tahun pertama. Ringkasan Singkat: Firmus Technologies dan Nvidia bangun DSX AI Factory 360 MW di Batam dengan 170.000 chip AI. Fasilitas ini akan menjadi pusat komputasi AI terbes...

NVLink: Teknologi Interkoneksi GPU NVIDIA untuk Infrastruktur AI

NVLink: Teknologi Interkoneksi GPU NVIDIA untuk Infrastruktur AI "NVLink is a high-speed connection for GPUs and CPUs formed by a robust software protocol, typically riding on multiple pairs of wires printed on a computer board. It lets processors send and receive data from shared pools of memory at lightning speed." — NVIDIA Featured Snippet Answer: NVLink adalah teknologi interkoneksi berkecepatan tinggi milik NVIDIA yang menghubungkan GPU dan CPU dalam sistem akselerasi. Generasi kelima (Blackwell) menawarkan 1,8 TB/s per GPU, sementara generasi keenam (Rubin) mencapai 3,6 TB/s — 14 kali lebih cepat dari PCIe Gen6. NVLink memungkinkan akses memori bersama antar GPU dan komunikasi langsung tanpa CPU, sangat penting untuk pelatihan dan inferensi AI skala besar. Ringkasan Singkat: NVLink adalah teknologi interkoneksi GPU-ke-GPU berkecepatan tinggi dari NVIDIA untuk komunikasi dalam server dan rack. Generasi ke-6 menawarkan 3,6 TB/s per GPU, 14x lebih cepat dari PCI...

InfiniBand: Jaringan Berkecepatan Tinggi untuk Infrastruktur AI dan HPC

InfiniBand: Jaringan Berkecepatan Tinggi untuk Infrastruktur AI dan HPC "InfiniBand is a critical component in modern data center networking, because it delivers high throughput with consistently low latency." Featured Snippet Answer: InfiniBand adalah teknologi jaringan berkecepatan tinggi yang dirancang khusus untuk komputasi paralel di superkomputer dan klaster GPU AI. Berbeda dengan Ethernet, InfiniBand memiliki latensi sub-mikrodetik (0,6 mikrodetik), RDMA native untuk transfer data langsung antar memori tanpa CPU, dan efisiensi bandwidth hingga 95%. Generasi terbaru Quantum-X800 menawarkan 800 Gb/s dengan SHARP v4 untuk in-network computing. Ringkasan Singkat: InfiniBand adalah teknologi jaringan berkecepatan tinggi yang dirancang untuk komputasi paralel dengan latensi sub-mikrodetik dan RDMA native. Menjadi standar untuk superkomputer dan klaster GPU AI, InfiniBand menawarkan bandwidth hingga 800 Gb/s, efisiensi 95%, dan manajemen terpusat melalui Subnet Man...