PixVerse Raih Pendanaan US$439 Juta, Valuasi Tembus US$2 Miliar
PixVerse, startup AI video generation asal Singapura, resmi mengumumkan penutupan Series C extension dengan total pendanaan US$439 juta. Putaran ini mendorong valuasi perusahaan melewati angka US$2 miliar, menjadikannya unicorn AI terbaru di Asia.
Lead
Pada 14 Juli 2026, PixVerse mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan putaran pendanaan Series C extension dengan total US$439 juta. Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan di atas US$2 miliar, menjadikannya salah satu unicorn AI terbaru di Asia.
![]() |
| Ilustrasi AI |
PixVerse didirikan pada 2023 oleh Wang Changhu dan Jaden Xie. Changhu sebelumnya bekerja di ByteDance di bidang computer vision, sementara Xie adalah mantan direktur eksekutif di Lighthouse Capital.
Dengan pendanaan ini, total modal yang dikumpulkan PixVerse sejak didirikan telah melewati US$700 juta.
Ringkasan Berita
PixVerse menutup Series C extension dengan total US$439 juta, didukung oleh investor baru seperti Alibaba, Lollapalooza Capital, Ivy Capital, Grand Mount Capital, Eastern Bell Capital, Mirae Asset, BlueFocus, dan CloudAlpha. Investor lama iGlobe Partners dan OCBC's LionX Ventures juga ikut serta. Putaran ini menjadikan valuasi PixVerse melewati US$2 miliar. Perusahaan melaporkan lebih dari 150 juta pengguna terdaftar dan 15 juta pengguna aktif bulanan.
Penjelasan Lengkap
Detail Pendanaan Series C Extension
PixVerse pertama kali menutup Series C pada Maret 2026 yang dipimpin oleh CDH Investments dengan nilai sekitar US$300 juta. Putaran tersebut membawa PixVerse ke status unicorn dengan valuasi US$1 miliar.
Kurang dari empat bulan kemudian, PixVerse mengumumkan extension round yang menambah US$439 juta ke dalam kantung perusahaan.
Investor yang bergabung dalam extension round ini meliputi:
| Investor Baru | Investor Lama |
|---|---|
| Alibaba | iGlobe Partners |
| Lollapalooza Capital | OCBC's LionX Ventures |
| Ivy Capital | |
| Grand Mount Capital | |
| Eastern Bell Capital | |
| Mirae Asset | |
| BlueFocus | |
| CloudAlpha |
Sebelumnya, PixVerse juga telah mengumpulkan US$60 juta dalam Series B pada September 2025 yang dipimpin oleh Alibaba, dan lebih dari US$43 juta pada Series A2 hingga A4 pada akhir 2024.
Produk dan Model PixVerse
PixVerse menawarkan beberapa model AI video yang menargetkan segmen berbeda:
- V-Series: Untuk konsumen dan penggunaan API
- C-Series: Untuk alur kerja film profesional dan komersial
- R-Series: Model world untuk pengembangan game dan world building
Melalui platformnya, pengguna dapat menghasilkan video hingga resolusi 4K dengan audio yang terintegrasi.
PixVerse juga baru-baru ini merilis model C1 yang diklaim mampu menghasilkan video sinematik hingga 15 detik pada 1080p. Model ini mendukung text-to-video, image-to-video, dan reference-based generation.
Pertumbuhan Pengguna yang Eksplosif
PixVerse melaporkan pertumbuhan pengguna yang signifikan:
- 150 juta+ pengguna terdaftar
- 15 juta+ pengguna aktif bulanan
Perusahaan menawarkan harga yang kompetitif, yaitu US$4,80 per menit untuk generasi image-to-video.
Xie menyatakan bahwa kekuatan utama PixVerse terletak bukan pada volume data, tetapi pada cara pelabelan data. "Kami pikir perbedaan kuncinya bukan pada data, tetapi bagaimana Anda melabelinya, karena data tersedia di mana-mana," katanya. Pengalaman Changhu di ByteDance, di mana ia membangun teknologi visual understanding di balik TikTok, menjadi keunggulan kompetitif.
Latar Belakang
Perjalanan PixVerse Menuju Unicorn
PixVerse didirikan hanya tiga tahun lalu, namun telah mencapai valuasi US$2 miliar dalam waktu singkat. Ini mencerminkan antusiasme investor terhadap AI video generation—salah satu sektor AI yang paling cepat berkembang.
Perusahaan telah menarik minat investor global, termasuk dari Asia dan Timur Tengah.
Persaingan di Pasar AI Video
PixVerse bersaing dengan sejumlah pemain besar di pasar AI video:
| Pesaing | Asal |
|---|---|
| Sora (OpenAI) | AS |
| Veo (Google) | AS |
| Kling AI (Kuaishou) | China |
| Seedance (ByteDance) | China |
| Midjourney | AS |
| Runway | AS |
| Luma | AS |
PixVerse percaya bahwa hanya sedikit pemain yang membuat kemajuan berarti di pasar ini. Perusahaan mencatat bahwa OpenAI keluar dari ruang ini ketika menutup Sora 2, dan perusahaan besar seperti Meta dan Tencent kesulitan menghasilkan model video berkualitas tinggi.
Dampak bagi Industri dan Pengguna
Bagi Industri AI Video
Pendanaan besar ini menegaskan bahwa AI video generation tetap menjadi salah satu sektor paling panas di dunia teknologi. Dengan valuasi US$2 miliar, PixVerse menjadi salah satu startup AI video paling berharga di Asia.
Persaingan di pasar ini semakin ketat. PixVerse, Kling AI (yang baru saja mengumpulkan hampir US$3 miliar), dan ByteDance's Seedance semuanya berlomba untuk mendominasi pasar AI video generatif.
Bagi Pengguna dan Kreator
Dengan pendanaan besar, PixVerse dapat terus meningkatkan modelnya, menurunkan biaya, dan memperluas jangkauan global. Bagi kreator konten, ini berarti akses ke alat pembuatan video yang semakin canggih dengan harga yang lebih kompetitif.
Kemitraan PixVerse dengan Alibaba memungkinkan perusahaan untuk mengintegrasikan fitur video generatif ke dalam berbagai platform.
Bagi Investor
Pendanaan ini menunjukkan bahwa investor institusi masih sangat antusias terhadap AI, terutama di segmen video generation. Valuasi US$2 miliar untuk perusahaan yang baru berusia tiga tahun mencerminkan keyakinan bahwa AI video akan menjadi teknologi fundamental di masa depan.
Analisis: Mengapa Ini Penting
Kecepatan Pertumbuhan yang Luar Biasa
PixVerse mencapai valuasi US$2 miliar dalam waktu sekitar tiga tahun—sebuah pencapaian yang mencerminkan percepatan luar biasa dalam ekosistem startup AI. Ini juga menunjukkan bahwa investor institusi masih sangat bersemangat untuk mendanai perusahaan AI yang memiliki traksi pengguna nyata.
Keunggulan Pelabelan Data
Xie menekankan bahwa keunggulan kompetitif PixVerse terletak pada pelabelan data, bukan volume data. Ini adalah pernyataan penting karena menunjukkan bahwa kualitas data dan cara data diproses bisa menjadi pembeda yang lebih penting daripada sekadar mengumpulkan data sebanyak mungkin. Pengalaman tim di ByteDance menjadi aset berharga dalam hal ini.
Ekspansi ke World Model
Dengan R-Series world model, PixVerse tidak hanya fokus pada pembuatan video, tetapi juga pada simulasi dunia interaktif. Ini adalah langkah strategis yang menempatkan PixVerse dalam persaingan dengan perusahaan yang mengembangkan dunia digital dan metaverse.
Penutup
PixVerse telah mencatatkan sejarah dengan Series C extension sebesar US$439 juta, mendorong valuasi perusahaan melewati US$2 miliar. Dari didirikan pada 2023 hingga menjadi unicorn dalam tiga tahun, PixVerse adalah bukti ledakan AI video global.
Dengan lebih dari 150 juta pengguna terdaftar dan 15 juta pengguna aktif bulanan, PixVerse memiliki traksi pengguna yang nyata. Model C1 yang baru dirilis mampu menghasilkan video sinematik 15 detik pada 1080p, dan R-Series world model membuka peluang di game development dan world building.
Di tengah persaingan dengan OpenAI Sora, Google Veo, Kling AI, dan ByteDance Seedance, PixVerse menunjukkan bahwa startup Asia mampu bersaing di level global. Pertanyaan besarnya: akankah PixVerse dapat mempertahankan momentum ini dan menjadi pemain dominan di pasar AI video?
FAQ
1. Berapa pendanaan yang dikumpulkan PixVerse?
PixVerse mengumpulkan US$439 juta dalam Series C extension. Total pendanaan perusahaan sejak didirikan melewati US$700 juta.
2. Siapa saja investor dalam putaran ini?
Investor baru termasuk Alibaba, Lollapalooza Capital, Ivy Capital, Grand Mount Capital, Eastern Bell Capital, Mirae Asset, BlueFocus, dan CloudAlpha. Investor lama iGlobe Partners dan OCBC's LionX Ventures juga ikut serta.
3. Berapa valuasi PixVerse saat ini?
Valuasi PixVerse melewati US$2 miliar, menjadikannya unicorn AI terbaru di Asia.
4. Berapa banyak pengguna PixVerse?
PixVerse memiliki lebih dari 150 juta pengguna terdaftar dan 15 juta pengguna aktif bulanan.
5. Apa yang membedakan PixVerse dari pesaing?
Menurut co-founder Jaden Xie, keunggulan utama PixVerse terletak pada pelabelan data, bukan volume data. Pengalaman tim di ByteDance dalam membangun teknologi visual understanding di balik TikTok menjadi aset berharga.
6. Siapa pesaing utama PixVerse?
Pesaing utama termasuk OpenAI Sora, Google Veo, Kling AI (Kuaishou), ByteDance Seedance, Midjourney, Runway, dan Luma.
Kesimpulan
PixVerse telah mencatatkan sejarah dengan pendanaan Series C extension sebesar US$439 juta dan valuasi US$2 miliar. Dengan 150 juta pengguna terdaftar dan 15 juta pengguna aktif bulanan, startup AI video ini telah membuktikan traksi pengguna yang nyata.
Keunggulan kompetitif PixVerse terletak pada pelabelan data—bukan sekadar volume data—yang merupakan warisan dari pengalaman tim di ByteDance. Dengan model C1 yang mampu menghasilkan video sinematik 15 detik dan R-Series world model untuk pengembangan game, PixVerse memposisikan diri sebagai pemain serius di pasar AI video global.
Di tengah persaingan dengan Sora, Veo, Kling AI, dan lainnya, PixVerse menunjukkan bahwa startup Asia mampu bersaing dan menarik investasi global dalam jumlah besar.
Baca
Sumber dan Referensi
Berikut adalah daftar sumber resmi dan referensi yang digunakan dalam penulisan artikel ini:
- TechCrunch – Video-generation startup PixVerse raises $439M, valuation soars past $2B
- DealStreetAsia – Alibaba, others back PixVerse's extension round, Series C total at $439m
- KuCoin – PixVerse 完成 C 輪擴展融資 439M 美元
- Business Wire – PixVerse Closes Series C Extension
- PixVerse Docs – C1 Model Update
- CoinMarketCap – AI Video Startup PixVerse Raises $439M
