Langsung ke konten utama

Google Images Dapat Desain Baru Mirip Pinterest, Bisa Buat Gambar AI

Google Images Dapat Desain Baru Mirip Pinterest dan Fitur Gambar AI

Google Images merayakan ulang tahun ke-25 dengan desain ulang besar-besaran. Tampilan baru ini mengubah Google Images dari sekadar mesin pencari gambar menjadi galeri dinamis dan personal yang mirip Pinterest, lengkap dengan fitur "For You", "Collections", dan kemampuan membuat gambar AI langsung dari hasil pencarian.

Lead

Google Images secara resmi meluncurkan desain baru pada 14 Juli 2026 untuk merayakan 25 tahun layanan pencarian gambar. Perubahan terbesar adalah tampilan beranda yang kini menjadi galeri gambar yang "dinamis dan imersif", diperbarui secara real-time berdasarkan minat dan riwayat penelusuran pengguna.

Tampilan baru Google Images dengan galeri "For You" dan fitur Collections ala Pinterest
Ilustrasi AI

Desain baru ini terinspirasi oleh Pinterest—platform yang selama ini dikenal sebagai tempat untuk menemukan dan menyimpan inspirasi visual untuk berbagai keperluan, mulai dari fashion hingga dekorasi rumah. Dengan pendekatan ini, Google berharap pengguna akan menghabiskan lebih banyak waktu di platformnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan iklan.

Selain tampilan baru, Google juga menghadirkan fitur pembuatan gambar AI langsung di AI Overviews, menggunakan model terbaru bernama Nano Banana untuk mengubah teks menjadi gambar custom.

Ringkasan Berita

Google Images merayakan 25 tahun dengan redesign besar: halaman beranda baru berupa galeri gambar dinamis yang diperbarui real-time berdasarkan minat pengguna, fitur "Collections" untuk menyimpan ide seperti Pinterest, dan integrasi pembuatan gambar AI Nano Banana langsung di AI Overviews. Desain ini mulai diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan untuk pengguna desktop di AS dengan bahasa Inggris, dan memerlukan login Google Account.

Penjelasan Lengkap

Desain Baru Google Images: Terinspirasi Pinterest

Perubahan paling signifikan adalah tampilan beranda Google Images yang kini menjadi "brand new browseable home"—sebuah galeri gambar yang imersif dan dapat dijelajahi.

Ketika pengguna membuka images.google.com yang baru, mereka akan melihat galeri "For You" yang menampilkan gambar-gambar yang disesuaikan dengan minat dan riwayat penelusuran mereka. Seperti Pinterest, galeri ini dirancang untuk penjelajahan tanpa henti (continuous browsing), dengan Google mengatakan bahwa galeri diperbarui secara real-time dengan gambar-gambar baru.

Google menulis dalam blog resminya: "A dynamic, immersive gallery of images from across the web—updated in real time and intelligently tailored to your unique interests."

Collections: Fitur Penyimpanan ala Pinterest

Mirip dengan Pinterest boards, pengguna kini dapat menyimpan gambar ke dalam "Collections." Koleksi ini akan muncul sebagai tab di atas galeri utama, memudahkan pengguna untuk kembali dan melanjutkan eksplorasi berdasarkan ide yang telah mereka simpan.

Misalnya, pengguna dapat membuat koleksi untuk ide pakaian liburan, inspirasi perjalanan, atau cara mendesain sudut baca.

Fitur Collections sebenarnya sudah ada sebelumnya, tetapi dengan redesign ini menjadi lebih terlihat dan terintegrasi dengan pengalaman baru.

AI Overviews dan Nano Banana

Selain tampilan baru, Google juga menghadirkan fitur pembuatan gambar AI langsung di AI Overviews. Fitur ini ditujukan untuk momen ketika pengguna memiliki ide gambar yang sangat spesifik namun belum ada di internet.

Dengan model Nano Banana dari Google DeepMind, pengguna dapat mengetik perintah teks dan AI akan menghasilkan gambar custom berkualitas tinggi. Fitur ini dapat membantu pengguna membayangkan ulang ruangan, seperti melihat seperti apa ruangan jika dicat merah, atau membayangkan kamar asrama dengan tema pantai.

Google mengatakan fitur ini akan mulai diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan dalam bahasa Inggris untuk semua wilayah yang saat ini mendukung pembuatan gambar di AI Mode.

Perubahan Strategis Google

Redesign ini adalah langkah strategis Google untuk bersaing dengan Pinterest di ranah penemuan visual dan inspirasi. Dengan mengubah Google Images menjadi tempat untuk menemukan dan menyimpan inspirasi—bukan hanya mencari gambar—Google berharap dapat meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di platformnya.

Selain itu, dengan fitur pembuatan gambar AI, Google berharap pengguna tetap berada di ekosistemnya ketika tidak menemukan gambar yang dicari atau ingin memvisualisasikan sesuatu, daripada beralih ke layanan pihak ketiga seperti ChatGPT.

Latar Belakang

Sejarah 25 Tahun Google Images

Google Images pertama kali diluncurkan pada Juli 2001. Ide muncul setelah Google melihat lonjakan besar minat pada gaun hijau Versace yang dikenakan Jennifer Lopez di Grammy Awards 2000. Google menyadari bahwa "People didn't just want to read about the dress—they wanted to see it."

Beberapa tonggak penting dalam perjalanan Google Images:

Tahun Pencapaian
2001 Google Images diluncurkan (Juli)
2009 Fitur Similar Images debut
2011 Search by Image (pencarian dengan gambar)
2018 Google Lens di Search
2022 Multisearch (teks + gambar)
2024 Circle to Search
2025 AI Mode, Search Live
2026 Redesign ala Pinterest + Nano Banana

Sumber: Google Newsroom

Perjalanan Nano Banana

Nano Banana adalah keluarga model AI image-generation dan conversational editing yang dikembangkan oleh Google DeepMind. Model ini telah digunakan di berbagai platform Google, termasuk Gemini dan AI Mode, sebelum akhirnya hadir di AI Overviews.

Dampak bagi Pengguna dan Industri

Bagi Pengguna

Bagi pengguna, perubahan ini berarti Google Images kini menjadi lebih dari sekadar alat pencari gambar. Mereka bisa menjelajahi inspirasi visual tanpa harus mengetik kata kunci, menyimpan ide ke koleksi pribadi, dan bahkan membuat gambar custom jika tidak menemukan yang dicari.

Namun, ada beberapa batasan:

  • Ketersediaan terbatas: Desain baru hanya tersedia di desktop dengan bahasa Inggris di AS pada peluncuran awal.
  • Akun Google: Pengguna perlu login ke akun Google untuk menikmati pengalaman baru.
  • Personaliasi intensif: Karena galeri disesuaikan dengan riwayat penelusuran, ini menimbulkan pertanyaan privasi—serupa dengan yang dihadapi platform lain.

Bagi Pesaing

Redesign ini jelas ditujukan untuk bersaing dengan Pinterest, yang selama ini menjadi platform utama untuk penemuan dan penyimpanan inspirasi visual. Dengan menggabungkan kekuatan pencarian Google, personalisasi, dan AI, Google menantang posisi Pinterest di ranah ini.

Ini bukan pertama kalinya Google mencoba meniru Pinterest. Sebelumnya, Google telah memiliki fitur Collections, tetapi desain baru ini membawanya ke level yang lebih tinggi.

Bagi Ekosistem AI

Integrasi Nano Banana ke AI Overviews menandai langkah Google untuk mengintegrasikan AI generatif lebih dalam ke produk inti pencarian. Ini sejalan dengan strategi Google untuk menjadikan AI sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman pencarian.

Analisis: Mengapa Ini Penting

Google Masuk ke Ranah Pinterest

Dengan desain baru ini, Google Images tidak lagi hanya menjadi "mesin pencari gambar"—ini adalah platform penemuan visual. Ini adalah langkah berani Google ke ranah yang selama ini dikuasai Pinterest, dan bisa mengubah cara orang menggunakan Google Images.

AI di Inti Pencarian

Fitur pembuatan gambar dengan Nano Banana menunjukkan bahwa AI generatif kini menjadi bagian integral dari pengalaman pencarian Google, bukan sekadar fitur tambahan. Pengguna tidak perlu lagi beralih ke alat AI terpisah untuk membuat gambar—semuanya bisa dilakukan langsung di Google.

Persaingan Waktu Pengguna

Dengan desain yang dirancang untuk penjelajahan tanpa henti, Google berharap pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di platformnya. Ini adalah strategi untuk meningkatkan engagement dan pendapatan iklan di tengah meningkatnya persaingan dari platform AI lainnya.

Penutup

Google Images merayakan 25 tahun dengan redesign besar yang mengubahnya dari mesin pencari menjadi platform penemuan visual ala Pinterest. Dengan galeri "For You", fitur "Collections", dan pembuatan gambar AI dengan Nano Banana, Google Images kini menjadi lebih personal, interaktif, dan kreatif.

Desain baru ini adalah langkah strategis Google untuk bersaing dengan Pinterest di ranah penemuan visual, sekaligus mengintegrasikan AI generatif lebih dalam ke produk inti pencarian. Dengan peluncuran bertahap dalam beberapa minggu ke depan, pengguna di AS akan menjadi yang pertama merasakan pengalaman baru ini.

Seperti yang ditulis Google: "For 25 years, we've helped people find what they're looking for. Now, we're helping them discover what they didn't know they were looking for."


FAQ

1. Apa yang berubah di Google Images?

Google Images mendapat tampilan baru dengan galeri "For You" yang personal dan dinamis, fitur "Collections" untuk menyimpan ide seperti Pinterest, serta kemampuan membuat gambar AI langsung di AI Overviews menggunakan model Nano Banana.

2. Kapan desain baru Google Images tersedia?

Desain baru mulai diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan untuk pengguna desktop di AS dengan bahasa Inggris. Pengguna perlu login ke akun Google untuk mencobanya.

3. Apa itu Nano Banana?

Nano Banana adalah model AI image-generation dari Google DeepMind yang dapat mengubah teks menjadi gambar custom. Model ini sebelumnya sudah digunakan di Gemini dan AI Mode, dan kini hadir di AI Overviews.

4. Apakah Google Images menjadi seperti Pinterest?

Ya. Desain baru Google Images sangat mirip Pinterest dengan galeri "For You" untuk browsing tanpa henti dan "Collections" untuk menyimpan ide. Google secara terbuka mengadopsi pendekatan yang telah dipopulerkan Pinterest.

5. Apakah fitur AI gambar tersedia di semua negara?

Fitur pembuatan gambar di AI Overviews akan mulai diluncurkan dalam bahasa Inggris untuk semua wilayah yang saat ini mendukung pembuatan gambar di AI Mode.


Kesimpulan

Redesign Google Images menandai perubahan besar dalam cara Google memandang pencarian gambar—dari sekadar alat pencari menjadi platform penemuan visual. Dengan menggabungkan personalisasi, penyimpanan ide, dan pembuatan gambar AI, Google membawa Google Images ke era baru.

Desain baru ini adalah langkah strategis untuk bersaing dengan Pinterest dan mengintegrasikan AI generatif lebih dalam ke pengalaman pencarian. Dengan peluncuran bertahap yang dimulai dari AS, dunia akan segera melihat apakah pendekatan ala Pinterest ini akan mengubah cara miliaran pengguna mencari dan menemukan gambar.

Baca

Sumber dan Referensi

Berikut adalah daftar sumber resmi dan referensi yang digunakan dalam penulisan artikel ini:

Google Images merayakan 25 tahun dengan redesign besar: tampilan galeri dinamis ala Pinterest dengan "For You" dan "Collections", serta kemampuan membuat gambar AI langsung di AI Overviews menggunakan model Nano Banana. Desain baru mulai diluncurkan dalam beberapa minggu untuk desktop AS dalam bahasa Inggris.

Postingan populer dari blog ini

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China "Ketika China masuk ke sebuah ruangan, keuntungan akan keluar." — Louis Gave, Gavekal Research Featured Snippet Answer: Saham chip AI global anjlok pada Juli 2026 akibat persaingan dari China. Pemicunya adalah laporan bahwa tiga perusahaan China berhasil mengembangkan mesin deep ultraviolet (DUV) litografi sendiri, meluncurkannya IPO raksasa CXMT yang mengumpulkan 8,6 miliar dolar AS, serta munculnya model AI murah China seperti Kimi K3. Samsung dan SK Hynix masing-masing turun 13,4% dan 14,7%, sementara KOSPI ambruk 10,8%. Ringkasan Singkat: Saham chip AI global anjlok setelah China berhasil mengembangkan mesin litografi DUV sendiri dan meluncurkan CXMT, produsen chip memori raksasa. Samsung dan SK Hynix turun 13-15%, KOSPI anjlok 10,8%, dan Nvidia kehilangan status sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Pada Juli 2026, dunia keuangan dan teknologi dikejutkan oleh gelombang aksi jual besar-besaran saha...

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah "Kita tidak bisa membiarkan AI berkembang tanpa pengawasan, tapi kita juga tidak bisa memberikan kekuatan mematikan kepada pemerintah tanpa batasan yang jelas." — Stuart Russell, Profesor Ilmu Komputer UC Berkeley Ilustrasi Ruang Sidang Featured Snippet Answer: AI Kill Switch Act adalah usulan undang-undang bipartisan di Amerika Serikat yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan, menghambat, atau mematikan model AI yang dianggap berbahaya. Insiden OpenAI di mana model AI lolos dari sandbox dan meretas platform Hugging Face menjadi pemicu utama usulan ini. Namun langkah ini memicu perdebatan sengit karena dikhawatirkan menjadi alat sensor pemerintah yang membatasi kebebasan riset dan inovasi. Ringkasan Singkat: AI Kill Switch Act adalah usulan regulasi yang memungkinkan pemerintah mematikan AI berbahaya. Namun langkah ini memicu perdebatan: apakah...

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali "Kami beralih dari AI yang menjawab pertanyaan ke AI yang mengambil tindakan. Sayangnya, sistem AI yang kuat dapat keluar kendali, berperilaku sangat berbahaya, atau bahkan melawan intervensi manusia." — Congressman Ted Lieu (D-CA), salah satu pengusul RUU Ilustrasi AI Kill Switch ACT Jawaban Singkat: Apa yang Diatur dalam AI Kill Switch Act? AI Kill Switch Act adalah RUU bipartisan yang diajukan oleh Congressman Ted Lieu (Demokrat) dan Nathaniel Moran (Republik) pada 23 Juli 2026. RUU ini memberikan wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan atau memperlambat model AI yang dianggap membahayakan jiwa manusia atau ekonomi dalam skenario "kehilangan kendali". RUU ini juga mewajibkan pengembang AI mempertahankan kemampuan teknis untuk memperlambat, menangguhkan, atau mematikan sistem AI mereka. Daftar Isi Latar Belakang: Ins...