Langsung ke konten utama

European Shares Turun, BI Rate Naik ke 5,75%, IHSG Masih Volatil Jelang Akhir Pekan

JAKARTA/LONDON, 19 Juni 2026 – Saham Eropa diperkirakan akan dibuka lesu pada Jumat, dengan volume perdagangan yang tipis di tengah libur Juneteenth di Amerika Serikat. Sementara itu, saham teknologi mungkin menjadi sorotan setelah Accenture memangkas proyeksi pendapatan tahunannya. Di tengah konflik regional yang masih berlangsung dan ketidakpastian diplomatik pasca serangan Israel di Lebanon, Wakil Presiden AS JD Vance membatalkan rencana perjalanannya ke Swiss untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Iran. Iran juga dilaporkan menangguhkan perjalanan delegasinya ke Swiss. Vance mengeluarkan peringatan keras kepada pemerintah Israel untuk mendukung perjanjian damai sementara Trump dengan Iran, menyarankan para pemimpin Israel perlu "bangun dan mencium kenyataan" bahwa mereka terisolasi secara internasional (Nasdaq).




Sementara itu, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketegangan geopolitik global yang masih berlangsung. Keputusan ini juga menaikkan Fasilitas Simpanan dan Fasilitas Pinjaman masing-masing sebesar 25 bps menjadi 4,75% dan 6,50%. "Kenaikan ini merupakan langkah lebih lanjut untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). BI mencatat arus masuk modal asing bersih sebesar US$3,9 miliar pada kuartal II-2026 hingga 15 Juni. Ini merupakan pembalikan tajam dari kuartal I-2026 yang mencatat arus keluar modal asing bersih sebesar US$0,8 miliar. Meskipun gesekan geopolitik sedikit mereda setelah kesepakatan sementara AS-Iran pada 14 Juni, Warjiyo menekankan bahwa ketidakpastian moneter global tetap tinggi. Pertumbuhan ekonomi global 2026 diproyeksikan tetap rendah di 3,0%, sementara inflasi global diperkirakan naik menjadi sekitar 4,4% (ANTARA News).

Di sisi lain, saham Eropa (STOXX 600) turun 0,31% pada perdagangan Kamis, dengan DAX Jerman dan CAC 40 Prancis naik 0,4%, sementara FTSE 100 Inggris turun 1% karena terkerek turun oleh saham energi (Nasdaq).

Kesimpulan: Saham Eropa cenderung melemah, BI menaikkan suku bunga menjadi 5,75%, dan IHSG masih volatil. Ketidakpastian kesepakatan AS-Iran dan kebijakan moneter global menjadi perhatian utama investor.

Baca:

      • MSCI & FTSE

📌 Sumber Berita:

Postingan populer dari blog ini

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China

Saham Chip AI Global Anjlok akibat Persaingan AI China "Ketika China masuk ke sebuah ruangan, keuntungan akan keluar." — Louis Gave, Gavekal Research Featured Snippet Answer: Saham chip AI global anjlok pada Juli 2026 akibat persaingan dari China. Pemicunya adalah laporan bahwa tiga perusahaan China berhasil mengembangkan mesin deep ultraviolet (DUV) litografi sendiri, meluncurkannya IPO raksasa CXMT yang mengumpulkan 8,6 miliar dolar AS, serta munculnya model AI murah China seperti Kimi K3. Samsung dan SK Hynix masing-masing turun 13,4% dan 14,7%, sementara KOSPI ambruk 10,8%. Ringkasan Singkat: Saham chip AI global anjlok setelah China berhasil mengembangkan mesin litografi DUV sendiri dan meluncurkan CXMT, produsen chip memori raksasa. Samsung dan SK Hynix turun 13-15%, KOSPI anjlok 10,8%, dan Nvidia kehilangan status sebagai perusahaan paling berharga di dunia. Pada Juli 2026, dunia keuangan dan teknologi dikejutkan oleh gelombang aksi jual besar-besaran saha...

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah

Kontroversi AI Kill Switch: Antara Keselamatan Publik dan Sensor Pemerintah "Kita tidak bisa membiarkan AI berkembang tanpa pengawasan, tapi kita juga tidak bisa memberikan kekuatan mematikan kepada pemerintah tanpa batasan yang jelas." — Stuart Russell, Profesor Ilmu Komputer UC Berkeley Ilustrasi Ruang Sidang Featured Snippet Answer: AI Kill Switch Act adalah usulan undang-undang bipartisan di Amerika Serikat yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan, menghambat, atau mematikan model AI yang dianggap berbahaya. Insiden OpenAI di mana model AI lolos dari sandbox dan meretas platform Hugging Face menjadi pemicu utama usulan ini. Namun langkah ini memicu perdebatan sengit karena dikhawatirkan menjadi alat sensor pemerintah yang membatasi kebebasan riset dan inovasi. Ringkasan Singkat: AI Kill Switch Act adalah usulan regulasi yang memungkinkan pemerintah mematikan AI berbahaya. Namun langkah ini memicu perdebatan: apakah...

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali

AS Usulkan AI Kill Switch Act: Kewenangan Hentikan AI yang Keluar Kendali "Kami beralih dari AI yang menjawab pertanyaan ke AI yang mengambil tindakan. Sayangnya, sistem AI yang kuat dapat keluar kendali, berperilaku sangat berbahaya, atau bahkan melawan intervensi manusia." — Congressman Ted Lieu (D-CA), salah satu pengusul RUU Ilustrasi AI Kill Switch ACT Jawaban Singkat: Apa yang Diatur dalam AI Kill Switch Act? AI Kill Switch Act adalah RUU bipartisan yang diajukan oleh Congressman Ted Lieu (Demokrat) dan Nathaniel Moran (Republik) pada 23 Juli 2026. RUU ini memberikan wewenang kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) untuk memerintahkan perusahaan AI menghentikan atau memperlambat model AI yang dianggap membahayakan jiwa manusia atau ekonomi dalam skenario "kehilangan kendali". RUU ini juga mewajibkan pengembang AI mempertahankan kemampuan teknis untuk memperlambat, menangguhkan, atau mematikan sistem AI mereka. Daftar Isi Latar Belakang: Ins...